Upaya Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development)

Pembangunan yang sekarang sedang marak adalah pembangunan yang hanya bersifat sementara. Dengan tuntutan globalisasi, seharusnya dunia mulia berbenah dengan memprioritaskan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development) yang melihat prospek kedepan.

Lalu, apa itu pembangunan berkelanjutan, bagaimana aspek dan prinsipnya, kriteria, dan upaya mewujudkannya? Baca selengkapnya penjelasan di pada artikel di bawah ini.

Pembangunan Berkelanjutan Bergerak Dari ………….

Manusia dalam kehidupannya tak bisa lepas dari lingkungan. Termasuk akan kebutuhannya terhadap sumber daya alam (SDA) untuk memenuhi hidupnya.

Awal munculnya konsep pembangunan berkelanjutan adalah karena keprihatinan manusia terhadap kapasitas sumber daya alam yang mempunyai keterbatasan. Terutama sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui sedangkan eksploitasi terhadapnya dilakukan terus menerus. Oleh karenanya, diperlukan kebijaksanaan dalam pengolahan sumber daya alam yang ada.

Hal inilah yang menjadi landasan dilaksanakannya pembangunan sektor pembangunan berkelanjutan.

Via bbva.com

Apa itu Pembangunan Berkelanjutan dan Konstruksi Berkelanjutan

 

Pada tahun 1980 istilah pembangunan berkelanjutan muncul pertama kali di dalam dokumen World Conservation Strategy yang dirumuskan oleh the International Union for the Conservation of Nature (IUCN).

Pembangunan berkelanjutan didefinisikan sebagai sebuah proses pembangunan (lahan, kota, bisnis, masyarakat, dsb) yang berprinsip “memenuhi kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi mendatang”.

Pembangunan berkelanjutan adalah suatu cara pandang mengenai kegiatan pembangunan yang terencana dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup umat manusia tanpa mengurangi akses dan kesempatan kepada generasi yang akan datang untuk menikmati dan memanfaatkannya.

Sementara itu Konstruksi berkelanjutan adalah implementasi konsep green construction oleh para pelaku konstruksi dalam rangka memenuhi tantangan pembangunan yang berkelanjutan. Jadi cakupan pembangunan berkelanjutan lebih luas dibandingkan konsep konstruksi berkelanjutan, karena konstruksi berkelanjutan termasuk di dalam pembangunan berkelanjutan.

Aspek Pembangunan Berkelanjutan

Dalam proses pembangunan berkelanjutan ada tiga aspek penting di dalamnya. Ketiga aspek ini mempunyai keterkaitan untuk membentuk keseimbangan antara kebutuhan manusia dan juga kebutuhan alam. Ketiga aspek tersebut adalah, ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup. Berikut di bawah ini penjelasannya.

  1. Keberlanjutan ekonomi, yaitu bentuk pelestarian sumber daya alam yang ada dimana aspek ekonomi juga harus dipahami sebagai pemenuhan kebutuhan vital manusia. Diperlukan adanya efisiensi dalam penggunaan alam sehingga menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang tetap memperhatikan alam sebagai entitas yang bernilai dan mempunyai hak.
  2. Keberlanjutan sosial, yaitu bentuk kesederhanaan dari sebuah pembangunan yang kaya dan di dalamnya bertujuan untuk mencapai kesetaraan sosial, pelayanan sosial dalam bidang kesehatan, pendidikan, politik dan lain-lain.
  3. Keberlanjutan lingkungan, yaitu alat kontrol dalam sebuah pembangunan berkelanjutan dimana pemerintah memberikan kestabilan lingkungan alam dan fungsi alam sebenarnya. Dalam konsep ini umat manusia juga harus dapat menghargai keanekaragaman hayati (biodiversity) dan tetap melihat bahwa manusia ini itu sendiri adalah bagian dari alam.

Prinsip-prinsip Pembangunan Berkelanjutan

Memang diakui bahwa konsep pembangunan keberlanjutan merupakan konsep yang sederhana namun kompleks, sehingga penerapan prinsip pembangunan yang berkelanjutan sangat multidimensi dan multi-interpretasi. Berikut ini adalah prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan:

  1. Memiliki kesamaan tujuan, pemahaman, dan rencana tindak;
  2. Meminimalisir penggunaan sumber daya alam seperti lahan, air, dan material.
  3. Mampu mengurangi timbulan limbah, baik fisik maupun nonfisik;
  4. Memanfaatkan kembali sumber daya yang telah digunakan sebelumnya (reuse);
  5. Memanfaatkan sumber daya hasil siklus ulang ( recycle);
  6. Melindungi dan mengelola lingkungan hidup melalui upaya pelestarian;
  7. Mampu mitigasi risiko keselamatan, kesehatan, perubahan iklim, dan bencana;
  8. Berorientasi kepada siklus hidup;
  9. Berorientasi kepada pencapaian mutu yang diinginkan;
  10. Memanfaatkan inovasi teknologi untuk perbaikan yang berlanjut; dan
  11. Mendukung kelembagaan, kepemimpinan, dan manajemen dalam implementasi

Kriteria Pembangunan Berkelanjutan

Ada tiga kriteria pembangunan berkelanjutan di perkotaan yang disebut dengan 3 PRO :

  1. Pro keadilan sosial, yaitu pembangunan yang berkeadilan dan menjamin kesetaraan akses terhadap sumber daya alam dan pelayanan publik, menghargai keragamaan budaya dan kesetaraan gender.
  2. Pro ekonomi kesejahteraan, yaitu pembangunan yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi sehingga kesejahteraan semua anggota masyarakat dapat dicapai  dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan.
  3. Pro lingkungan berkelanjutan, yaitu pembangunan yang mengupayakan kelestarian dan keseimbangan lingkungan, konservasi sumberdaya alam vital, dan mengutamakan peningkatan kualitas hidup non-material.

Upaya Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan


Dalam proses pembangunan berkelanjutan terdapat sasaran yang harus dicapai. Berikut ini adalah upaya untuk mewujudkan terjadi pembangunan berkelanjutan:

  1. Melakukan pemerataan manfaat hasil pembangunan antar generasi (intergenaration equity), yaitu pemanfaatan sumber daya alam untuk kepentingan pembangunan berkelanjutan harus memperhatikan batas-batas yang wajar dalam kendali ekosistem atau sistem lingkungan, tidak mengeksploitasi sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.
  2. Menjaga kelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup yang ada dan mencegah adanya gangguan ekosistem dalam rangka menjamin kualitas kehidupan yang tetap baik bagi generasi yang akan datang.
  3. Memanfaatkan dan mengelola sumber daya alam untuk kepentingan pertumbuhan ekonomi demi kepentingan pemerataan pembangunan yang berkelanjutan.
  4. Mempertahankan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan baik masa kini maupun masa yang mendatang (inter temporal).
  5. Mempertahankan manfaat pembangunan ataupun pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang mempunyai dampak positif untuk kepentingan lintas generasi.
  6. Menjaga mutu ataupun kualitas kehidupan manusia antar generasi.

Demikianlah penjelasan mengenai apa itu pembangunan berkelanjutan (sustainable development), aspek dan prinsipnya, kriteria, dan sasarannya. Semoga pembangunan di Indonesia semakin memperhatikan lingkungan. Tidak terkecuali di sektor konstruksi, segala aspek memerlukan pendekatan yang lebih ramah lingkungan, baik dari sisi teknologi, teknis pelaksanaan, produk, maupun proses akhirnya.

Dengan adanya konsep pembangunan berkelanjutan ini, harapannya umat manuisa lebih berusaha untuk memberikan wacana baru mengenai pentingnya melestarikan lingkungan alam demi masa depan, generasi yang akan datang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *